VOK – Presiden Prabowo Subianto diminta tidak ragu mengambil alih pengelolaan sumber daya alam (SDA) Indonesia dari kelompok oligarki demi kepentingan negara dan kesejahteraan rakyat. Seruan tersebut disampaikan Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin, dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Minggu, 8 Februari 2026.
Ahmad Khozinudin menegaskan bahwa pengelolaan SDA seharusnya berada sepenuhnya di tangan negara agar dapat menjadi sumber pemasukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Kelola penuh (SDA) oleh negara, gunakan untuk sumber pemasukan APBN, pergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” ujar Ahmad Khozinudin.
Ia juga menyoroti bahwa kekayaan alam Indonesia tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir pihak, termasuk tokoh-tokoh oligarki seperti Anthony Salim dan Aguan beserta jaringan bisnisnya. Menurutnya, SDA merupakan anugerah Tuhan yang semestinya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat luas. “SDA Indonesia bukan diproduksi oleh oligarki, melainkan karunia Allah SWT,” kata Ahmad Khozinudin.
Lebih lanjut, Ahmad Khozinudin menjelaskan bahwa dalam perspektif Islam, SDA termasuk kepemilikan umum atau al Milkiyatul Ammah yang tidak boleh dimonopoli oleh individu maupun korporasi. Ia menekankan bahwa negara memiliki kewajiban sebagai wakil rakyat untuk mengelola kekayaan tersebut dan memastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat. “Syariah Islam telah mewajibkan negara selaku wakil publik untuk mengelola SDA dan mengembalikan manfaatnya kepada publik,” ujarnya.
Terkait mekanisme pengelolaan, Ahmad Khozinudin menyarankan agar seluruh SDA dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sehingga hasilnya dapat langsung masuk ke kas negara dan digunakan untuk membiayai pelayanan publik. Ia menilai pengelolaan oleh BUMN lebih menjamin manfaat ekonomi bagi rakyat dibandingkan dikelola oleh korporasi swasta maupun asing.
Di akhir pernyataannya, Ahmad Khozinudin kembali mendesak Presiden Prabowo Subianto agar segera mengambil langkah tegas terhadap kelompok oligarki yang menguasai SDA. “Tunggu apa lagi tuan Presiden, sikat segera 9 Naga. Nasionalisasi seluruh aset SDA Indonesia yang dikelola mereka. Kembalikan kepada rakyat melalui BUMN pengelola untuk kepentingan negara,” pungkas Ahmad Khozinudin.